Etching!... Etching!... #SniffSniff

Belakangan lagi cari cara etching PCB ngga pake Ferro Clorida. Soalnya agak males juga melihat kerusuhan karena bercak dimana-mana, dan yang pusing lagi adalah, gimana mbuangnya?

Mencari di internet dengan keyword "Alternative PCB etch", menemukan beberapa metode, dan berikut catatannya.

  1. Satu bagian cuka makan 25% + satu bagian pembersih noda berbahan dasar hidrogen peroksida 5% + segenggam garam dapur = bisa melarutkan kawat tembaga sampai musnah dalam waktu 2,5 hari :)
  2. Satu bagian pembersih porselen berbahan dasar HCl 17% + satu bagian pembersih noda H2O2 5%. Hasilnya, ngga terjadi apa-apa, bahkan gelembung-gelembung tipis tidak terlihat. Hanya kawat tembaga berubah warna menjadi agak pink.
  3. Nah begitu ditambahin sedikit saja HCl 30% yang sudah dijamin ama yang jual "pasti berasap", langsung berubah jadi ijo, kaya gini…

Metode ini disebut juga dengan etching PCB dengan Cupric Cloride. CuCl ini memiliki keuntungan, tidak perlu d buang setelah etching, disimpan saja dan bisa digunakan untuk etching selanjutnya. Kekuatan etching bisa di-refresh dengan memberikan oksigen melalui bubler aquarium. Atau jika memang larutannya sudah saturasi, bisa di "ON"-kan dengan memberikan sedikit saja HCl dan H2O2

Membuang CuCl

Tembaga dalam keadaan cair adalah sangat berbahaya, bisa merusak air tanah, lalu d ambil sebagai air minum, dan masuk ke kerongkogan… Oh, tidak! Karena itu sebelum membuangnya, harus dinetralisir terlebih dahulu, bisa d jemur, sampai menguap semua, atau diberikan baking soda sampai semua tembaga menggumpal. Setelah itu larutan bisa d buang, dan tembaganya d bakar atau... disimpan juga boleh :)

Tes tes…

Potong 2×1.5 cm PCB, lalu d gosok tipis aja pake amplas halus, lalu menuliskan namanya Kholid, pake permanent marker. Tunggu kering trus, d celupin… Nunggu sekitar 10 menit, dan…

OK, selanjutnya, belajar toner transfer :)

No comments :

Post a Comment